Akhir-akhir
ini Media di Indonesia disibukkan dengan berita-berita kriminal. Mulai dari
kasus pembunuhan Angeline, pembunuhan Pria di tong sampah, hingga kasus
perampokan berdarah yang terjadi di Jakarta. Paska reformasi Tahun 1998, banyak
sekali media massa yang muncul di Indonesia. Kebebasan pers yang merupakan
salah satu agenda reformasi selain pemilihan Presiden secara langsung oleh
Rakyat dan pemberantasan KKN, berdampak besar bagi dunia pers Indonesia.
Mungkin saat ini sudah ada ratusan lembaga pers resmi yang berbentuk media
cetak, elektronik, maupun online. Dilindungi oleh undang-undang No 40 Tahun
1999, insan pers menemukan sebuah oase dari padang pasir Orde Baru yang dengan
terang-terangan merenggut kemerdekaan mereka.
Minggu, 05 Juli 2015
Selasa, 06 Januari 2015
Resolusi 2015 (Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) “Kita yang Menyerbu atau Kita yang Diserbu”)
Selamat Tahun Baru 2015
Tahun
2015 memang sudah berlangsung beberapa hari yang lalu, akan tetapi euforia Tahun Baru masih berasa bagi
beberapa masyarakat Indonesia. Seperti tahun baru-tahun baru sebelumnya, tahun
baru 2015 juga disambut dengan meriahnya pesta hampir diseluruh penjuru Tanah
Air. Tahun 2014 yanng begitu penuh dengan warna-warni kehidupan telah lewat.
Tahun yang disebut sebagai Tahun politik ini telah berlalu meninggalkan kita
dengan begitu banyak cerita. Kesedihan
dan kebahagiaan seakan-akan silih berganti menghiasi Negeri ini. Pada tulisan
ini saya hanya ingin mencoba mereview Tahun 2014 serta mencoba untuk beresolusi
di Tahun 2015.
Minggu, 07 Desember 2014
Harga BBM dan Dongeng Marhaen Dua Setengah Sen
SELASA, 18 November
2014, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago mengemukakan
bahwa pemberian uang Rp200 ribu kepada 15,6 juta keluarga miskin sudah cukup
untuk menutupi pelemahan daya beli mereka. Menurut Andrinof, angka inflasi yang
dialami rakyat miskin mencapai 4,4 persen, atau Rp150 ribu per bulan. Tanpa
ragu Menteri Andrinof menyampaikan bahwa dengan duit Rp 200 ribu itu, “Kami
bahkan memberikan lebih.” Terus terang saya terhenyak membaca pernyataan itu.
Langganan:
Postingan (Atom)